Bencana Sumbar, IKMR Dumai Tutup Galang Dana
DUMAI (MR)- Penggalangan dana bagi korban bencana banjir lahar dingin dan longsor yang menerjang 3 kabupaten (Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang) di Sumatera Barat (Sumbar) resmi ditutup posko penggalangan dana Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Dumai, Senin (20/5/2024).
Sebanyak Rp 235 juta berhasil terkumpul dari aksi penggalangan dana yang dilakukan posko, sehari setelah terjadinya bencana.
"Rencananya, uang Rp 235 juta ini akan kami antar pada Rabu (22/5) dan diserahkan langsung ke posko bencana alam Sumbar di Kota Padang," kata Koordinator Posko Penggalangan Dana Bencana Alam Sumbar, Ahmad Dahlan.
Ahmad Dahlan pun ucapkan terimakasih banyak kepada masyarakat yang telah banyak membantu, dengan menyisihkan sedikit rejeki nya kepada para korban bencana.
"Terimakasih juga kepada posko Ika-ika yang telah berperan aktif mendirikan posko penggalangan," tutup Ahmad Dahlan.
Tak lupa, Ketua IKMR Dumai Amrizal, SH., turut berterimakasih kepada masyarakat Dumai dan Ika-ika IKMR Dumai.
"Terimakasih atas sumbangsih masyarakat Dumai dan Ika-ika IKMR Dumai," ucapan haru Amrizal.
Selain uang Rp 235 juta, posko juga berhasil mengumpulkan 200 kotak sembako dan 210 kotak pakaian layak pakai. Donasi yang terkumpul belum termasuk donasi IKMR Dumai.
Diketahui, akibat bencana alam yang terjadi pada 12 Mei 2024 lalu, Pemprov Sumbar telah tetapkan status tanggap darurat bencana, terhitung sejak 13 Mei hingga 26 Mei 2024.
Mendapat kabar duka, IKMR Dumai dan Ika-ika Dumai langsung bergerak spontan melakukan penggalangan dana untuk membantu sanak keluarga yang terdampak bencana, dengan mendirikan posko.
Sebanyak 67 orang dilaporkan meninggal dunia, 20 orang hilang, 989 KK warga terdampak dan 40 orang mengalami luka-luka terdampak bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor itu.
Bahkan, Presiden Joko Widodo saat ini, Selasa (21/5), sudah berada di lokasi bencana melakukan peninjauan dan memberi bantuan.
(ES)
