Tugu Adipura dan CSR Dalam Pandangan Seorang Akhmad Khadafi
DUMAI (MR) - Polemik pembangunan tugu Adipura di Kota Dumai memang terus menjadi perbincangan hangat, banyak pihak-pihak terus menyuarakan pendapatnya terkait pembangunan tersebut.
Pro kontra pun bermunculan, ada yang mendukung, namun ada juga yang menolak, mencoba menjawab keresahan yang ada, salah satu aktifis Kota Dumai, Akhmad Khadafi yang ditemui di ruang kerjanya angkat bicara, ia mengatakan, penghancuran dan pembangunan yang dilakukan oleh pemko Dumai saat ini sebenarnya hal yang biasa, (24/8).
Meskipun tugu PON ke XVIII dinilai sebagai simbol yang prestisius oleh sebagian masyarakat, namun penghancuran tugu tersebut sah-sah saja asalkan melewati prosedur yang benar dan sudah melalui tahap kajian.
"Sebelum berdiri megahnya tugu PON ke XVIII di bundaran Simpang empat itu, sudah ada terlebih dahulu berdiri tugu lancang kuning, namun karena pembangunan tugu PON membutuhkan ruang, akhirnya nasib tugu lancang kuning pun harus dihapus oleh pemerintah saat itu, sekarang kejadian kembali, dihapuskannya tugu PON untuk dibangun tugu Adipura, jadi hal tersebut sebenarnya biasa saja," Ujar Pria yang terkenal dengan kevokalannya tersebut.
Pria asli Kota Dumai yang maju sebagai Caleg DPR RI dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini juga menyoroti adanya peran CSR Bank Riau Kepri Syariah pada pembangunan tugu tersebut, ia cukup bangga atas hal ini, karena menurutnya sinergitas dan kerjasama antara pihak pemerintah dan perusahaan terbangun dengan baik.
Namun, menurut Khadafi, alangkah eloknya lagi jika CSR dari bank Riau Kepri Syariah tersebut juga digunakan untuk pengembangan dan membantu sektor UMKM, yang mana hampir bisa ditemui banyaknya pedagang yang ada di sepanjang Kelurahan Dumai Kota dan Laksmana.
"Penggelontoran dana CSR yang dikeluarkan oleh Bank Riau Kepri Syariah untuk pembangunan tugu Adipura merupakan suatu bentuk langkah kongkrit dukungan perusahaan terhadap kemajuan daerah, namun, menurut saya, juga akan menjadi suatu hal yang terlihat indah jika CSR yang ada turut dikucurkan ke Sektor pengembangan UMKM yang berada di sekitar bank tersebut berdiri," Jelasnya.
Ia juga sempat mencontohkan, bahwa jika Bank Riau Kepri Syariah mengeluarkan CSR dengan jumlah yang sama dengan yang dikeluarkan untuk pembangunan tugu Adipura tersebut, maka akan berapa banyak pedagang yang bisa terbantu.
"Mari kita sama-sama membayangkan, jika Bank Riau Kepri Syariah mengeluarkan CSR yang mereka punya sebanyak yang mereka keluarkan pada pembangunan tugu Adipura, maka akan berapa banyak pedagang yang terbantu," Katanya.
Akhmad Khadafi juga menyarankan kepada Bank Riau Kepri Syariah agar melakukan pengelolaan CSR yang mempunyai dampak yang baik untuk masyarakat terutama untuk pedagang yang ada.
"Kelolalah CSR dengan baik, ingat, pemubaziran dan penyaluran yang tidak tepat sasaran hanya akan menimbulkan permasalahan yang berkelanjutan," Pungkas Pria tinggi besar ini.
