Tim Mabes TNI Bongkar Risiko Karhutla di Banglas, Warga Diingatkan Soal Bahaya Asap


Dibaca: 128 kali 
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:26:59 WIB
Tim Mabes TNI Bongkar Risiko Karhutla di Banglas, Warga Diingatkan Soal Bahaya Asap

MERANTI (MR) - Tim Sosialisasi dan Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Mabes TNI turun langsung ke lokasi bekas kebakaran lahan di Jalan Pramuka, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring hari ketiga Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI di wilayah Kodim 0303/Bengkalis, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti.

Tim yang terdiri dari Mayor Ckm Subekan dan Mayor Ckm Suryadi, S.K.M., tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB. Kedatangan mereka untuk memberikan sosialisasi penanganan dan pencegahan Karhutla kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi bekas kebakaran.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Babinsa Desa Banglas Sertu Suherman, Babinsa Kelurahan Selatpanjang Timur Sertu Pardin Paramai serta sejumlah masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.

Dalam penyampaiannya, Tim Mabes TNI mengingatkan masyarakat bahwa peristiwa kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai kerugian, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Dampak Karhutla juga dapat dirasakan pada sektor kesehatan. Asap akibat kebakaran dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti sesak napas dan batuk, serta berbagai dampak kesehatan lainnya.

Tim juga mengajak masyarakat menjadikan kejadian kebakaran sebelumnya sebagai pembelajaran agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran di lapangan sehingga dapat segera ditangani.

Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai ancaman Karhutla terhadap keselamatan, lingkungan dan perekonomian. Risiko kebakaran dapat meningkat saat terjadi musim kemarau panjang, dengan adanya tiga unsur dalam segitiga api, yakni bahan bakar, panas atau sumber api dan oksigen.

Tim juga menjelaskan bahwa kebakaran dapat dipengaruhi faktor manusia maupun faktor alam yang menjadi pemicu serta memperluas area kebakaran. Karena itu, pencegahan sejak dini dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi hal penting.

Kegiatan sosialisasi bersama Babinsa dan masyarakat tersebut selesai sekitar pukul 11.20 WIB. Tim kemudian kembali menuju Hotel Purama di Jalan Merdeka, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat. Masyarakat juga diharapkan memahami langkah yang harus dilakukan apabila menemukan potensi maupun kejadian Karhutla, terutama dengan segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara cepat.