DUMAI (MR) - Dalam upaya memperkuat pondasi ketahanan pangan di tingkat wilayah sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Datuk turun langsung ke lokasi pertanian guna melakukan pengecekan dan pemantauan pekarangan pangan bergizi.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di Jalan Tanjung Raya RT 28, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, dengan BRIPTU Irpan Sipahutar bertindak mewakili Kapolsek Dumai Barat AKP Dedi Nofarizal, S.H., M.H.
Lahan yang menjadi sasaran utama kegiatan ini merupakan lahan produktif seluas 1 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Senasib Satu, yang seluruh areanya dimanfaatkan untuk penanaman tanaman jagung sebagai komoditas unggulan.
Berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan, kondisi pertumbuhan tanaman terlihat sangat baik, tumbuh subur, sehat dan merata, yang menunjukkan bahwa pengelolaan lahan dan perawatan yang dilakukan telah berjalan optimal, serta memberikan kontribusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat sekitar.
Kehadiran aparat keamanan di tengah para petani bukan hanya sekadar pemantauan rutin, melainkan wujud sinergitas untuk memastikan setiap tahapan budidaya berjalan lancar dan mendukung terciptanya kemandirian serta kedaulatan pangan.
Koordinasi yang erat ini dilakukan untuk mengidentifikasi segala potensi kendala sejak dini, sehingga dapat segera dicarikan solusi demi menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pasokan pangan yang cukup, aman, dan bergizi bagi seluruh masyarakat.
"Kami hadir di sini sebagai mitra kerja para petani untuk memastikan segala kegiatan pertanian berjalan aman dan kondusif. Upaya ini adalah bagian tak terpisahkan dari menjaga ketahanan pangan nasional, di mana keberhasilan di tingkat kelurahan akan menjadi tumpuan utama dalam menjamin ketersediaan bahan pangan yang stabil dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat," ujar BRIPTU Irpan Sipahutar.
Dalam kesempatan tersebut, juga dibahas berbagai strategi pemeliharaan lanjutan mulai dari pengairan, pemupukan hingga pengendalian hama, yang sangat diperlukan agar kualitas dan kuantitas hasil panen tetap terjaga.
Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa lahan pertanian tersebut dapat terus berproduksi secara berkelanjutan, yang pada akhirnya akan memperkokoh posisi wilayah ini sebagai salah satu penyokong utama ketahanan pangan di daerah.
Pemantauan berkala dan pendampingan intensif ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan hingga masa panen tiba dan selesai dilaksanakan.
Hal ini menjadi komitmen untuk memastikan keamanan lingkungan pertanian tetap terjaga, sehingga para petani dapat bekerja dengan tenang dan semangat dalam mengelola sumber daya alam demi mendukung stabilitas pasokan pangan daerah maupun nasional.
"Pemanfaatan lahan seluas satu hektar ini menjadi bukti nyata bahwa kita semua berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh. Kami berharap hasil panen nanti tidak hanya melimpah dan berkualitas tinggi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menjadi contoh inspiratif bagi warga lain untuk turut serta memaksimalkan lahan guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga dan lingkungan," tambah BRIPTU Irpan Sipahutar.
Kegiatan ditutup dengan rasa syukur dan semangat kebersamaan yang tinggi antara aparat dan masyarakat tani. Hal ini semakin menegaskan bahwa sinergi antar elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi dan jaminan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di masa mendatang.