Foto: Istimewa DUMAI (MR) – Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus ditunjukkan oleh jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Dumai melalui berbagai kegiatan di sektor pertanian. Salah satunya dengan melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung bersama Kelompok Tani Tuah Brata Pangan di Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.
Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian jagung sekitar kawasan PT Patra Niaga Pertamina, Jalan Dock Yard, Kelurahan Pangkalan Sesai tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek KSKP Dumai, AKP Hardianto, S.E., M.Si., didampingi personel Polsek KSKP Dumai serta anggota kelompok tani setempat.
Lahan seluas sekitar 1,1 hektare itu menjadi salah satu lokasi pengembangan tanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama para petani melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang telah ditanam sebelumnya guna memastikan pertumbuhannya berjalan optimal.
Selain melakukan pengecekan, jajaran Polsek KSKP Dumai bersama anggota Kelompok Tani Tuah Brata Pangan juga melaksanakan penyisipan atau penanaman ulang bibit jagung pada sejumlah titik yang mengalami gangguan pertumbuhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseragaman tanaman serta meningkatkan potensi hasil panen di masa mendatang.
Kapolsek KSKP Dumai AKP Hardianto mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kota Dumai.
“Program ketahanan pangan merupakan salah satu program penting pemerintah yang harus didukung bersama. Karena itu, kami dari Polsek KSKP Dumai hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat, khususnya kelompok tani, agar sektor pertanian dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil yang baik,” ujarnya.
Menurut Hardianto, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga membutuhkan perawatan dan pengawasan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengecekan rutin terhadap perkembangan tanaman menjadi bagian penting dalam memastikan hasil panen yang optimal.
“Hari ini kami bersama kelompok tani melakukan pengecekan sekaligus penyisipan bibit jagung pada tanaman yang pertumbuhannya kurang optimal. Langkah ini penting dilakukan agar seluruh lahan dapat menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif sehingga target hasil panen bisa tercapai,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Kami berharap apa yang dilakukan hari ini dapat memberi semangat kepada masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan yang ada secara produktif,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Kelompok Tani Tuah Brata Pangan menyambut positif dukungan yang diberikan Polsek KSKP Dumai. Mereka menilai kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan yang dikelola.
Para petani berharap sinergi antara kelompok tani dan pihak kepolisian dapat terus terjalin sehingga program pertanian yang sedang berjalan mampu memberikan hasil maksimal serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong. Personel kepolisian bersama anggota kelompok tani tampak turun langsung ke lahan untuk melakukan pengecekan tanaman, membersihkan area sekitar tanaman, hingga melakukan penyisipan bibit jagung pada beberapa titik yang membutuhkan perawatan tambahan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tanaman jagung di lahan seluas 1,1 hektare tersebut dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas, sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat program swasembada pangan nasional. (*)