Presiden Jokowi didampingi Mensesneg Pratikno menerima PB HMI, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/9) siang. JAKARTA (MR) - Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di bawah pimpinan ketua umumnya Mulyadi P. Tamsir, Senin (20/2) siang, diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan ini, PB HMI melaporkan hasil silaturahmi nasional pimpinan-pimpinan cabang dan melaksanakan kegiatan Dies Natalis HMI yang ke-70, yang digelar di Depok, Jabar, pekan lalu.
“Beberapa waktu yang lalu kita melaksanakan silaturahmi nasional pimpinan-pimpinan cabang dan melaksanakan kegiatan Dies Natalis HMI yang ke-70. Dalam silaturahmi nasional itu, kita menghasilkan sepuluh komitmen HMI untuk umat dan bangsa. Ini yang kita sampaikan kepada Pak Presiden,” ujar Mulyadi.
Ke-10 komitmen yang dihasilkan dalam Dies Natalis HMI ke-70 itu adalah:
Sambut Baik
Ketua Umum PB HMI Mulyadi P. Tamsir menjelaskan, Presiden Jokowi menyambut baik pembicaraan dan komitmen yang disampaikan tersebut. Sebab, PB HMI jelas menyatakan komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan segala keanekaragamannya.
“Beliau merespon baik hal-hal yang kita sampaikan tadi. Termasuk poin-poin yang kita sampaikan kepada beliau yang memuat sepuluh komitmen HMI untuk umat dan bangsa. Di sini jelas bahwa kita punya komitmen untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan keanekaragaman suku, budaya, dan agama,” ungkap Mulyadi.
Dalam kesempatan itu, lanjut Mulyadi, lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar HMI dapat mengambil bagian dan berperan penting dalam pembangunan bangsa. “Yang diharapkan dari kita agar menjadi bagian dari pembangunan bangsa. Kita fokus bagaimana mengelola sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Itu yang beliau harapkan dari HMI,” ujarnya.
Saat menerima PB HMI itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.*** (humassetkab)